Obat Penyakit, Sholat Tahajud

  • by

pesmadai.org – Wabah covid-19 kian hari kian merebak dan telah menyebar semakin luas. Sehingga berakibat banyak sektor yang akhirnya menurun dan mempengaruhi setiap sektor termasuk sisi psikis manusia. Tak terkecuali bangsa Indonesia yang kini selalu bertambah korban.

Wabah ini mengajarkan banyak hal kepada kita, khususnya bangsa Indonesia yang mayoritas adalah umat muslim. Allah menurunkan wabah ini sebagai bentuk pemberian ujian kepada kita agar senantiasa bersabar dan berikhtiar.

Bagaimana cara berikhtiar agara terhindar dari wabah?

Salah satu cara ikhtiarnya adalah mencari ketenangan. Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan cara kepada umat muslim, salah satu cara memperoleh ketenangan adalah dengan sholat tahajud. Tentu sholat tahajud diperoleh dengan ikhlas dan khusyuk saja yang menghasilkan ketenangan.

Apa korelasinya antara ketenangan dengan penyakit?

Sholat tahajud yang baik adalah diawali dengan tidur lebih awal, sehingga pada awal malam telah terjadi regenerasi sel dan memperoleh badan yang rileks. Tidur awal maka bangun akan lebih awal pula. Pertemuan suhu air dan udara di waktu tahajud tidaklah ditemukan di waktu yang lain, bermanfaat guna meningkatkan kesehatan dan kecantikan wajah manusia.

Kondisi yang tenang menghasilkan hormon kortisol. Kortisol (Glukokortikortropik hormon) merupakan kelompok hormon steroid yang disekresikan oleh kelenjar adrenal bagian korteks ginjal. Shalat tahajud bisa mempengaruhi siklus pengeluaran hormon. Sholat tahajud yang rutin dijalankan terbukti dapat menghilangkan stress dengan hormon kortisol. Hormone kortisol adalah hormon yang sangat penting meningkatkan tekanan darah dan kadar gula darah (Alfian, 2017). Selain itu sholat tahajid dapat menghilangkan stress, artinya juga mencegah seseorang terhadap infeksi, perkembangan sel kanker dan metastatis; penyakit yang biasa muncul dari stress. (Sholeh, 2007)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda : ”Shalat tahajud dapat menghapus dosa, mendatangkan ketenangan dan menghindarkan dari penyakit.” (HR. Tirmidzi).

Itulah fakta-fakta yang telah dijelaskan agar memperoleh ketenangan sekaligus mendapatkan posisi tempat yang terpuji sebagaimana Allah Subhanahu wata’ala berfirman : “Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji”. (QS. Al-Isro’:79).[]

Referensi : https://saa.unida.gontor.ac.id/shalat-tahajud-menyembuhkan-berbagai-penyakit/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *