Santri Tersenyum, Walau Pandemi, Ada Beras Dari Donatur

Date

Ahamdulillah sebagai bentuk amanah dari donasi yang disedekahkan oleh para donatur dan kaum muslimin ke Yayasan Dai Muda Indonesia (Pesmadai) baik secara rutin maupun insidentil, yayasan menyalurkan beras untuk para santri tahfidz penghapal qur’an yang semua santri adalah mayoritas dari kaum lemah (dhuafa).

“Alhamdulillah, di masa pandemi ini kita tetap bisa makan dengan beras yang baik” Celetuk Rafii salah satu santri Pesmadai sembari tersenyum.

Di masa pandemi ini memang pesantren terkena dampaknya, donatur berkurang, juga sedikitnya yang datang mengirim bantuan, sementara kelangsungan hidup dan kegiatan belajar tetap harus terjaga, sehingga kebutuhan sembako amat sangat dinantikan oleh para santri.

Karena pesantren masih terbatas donatur dan bantuan upaya survive di tengah pandemi ini, pesantren mengurangi jatah makan dan lauk santri guna menghemat agar bisa bertahan. Alhamdulillah donasi dari kaum muslimin dan donatur sangat membantu dan meringankan pesantren sehinggan santri bisa terus belajar dan menghapal qur’an.

Alhamdulillah amanah donatur didayagunakan dengan baik dan penuh amanah diantaranya untuk lauk, pauk, beras, sayur mayur, air minum, listrik asrama, kesehatan, pendidikan, kesejahteraan asatidz dan banyak lainnya kebutuhan pesantren.

Seorang santri, Zahran (17 tahun) yang bercita-cita ingin menjadi pengusaha sukses yang hafidz Qur’an, menyampaikan rasa terima kasih atas support, perhatian, dan sedekah dari para donatur dan kaum muslimin.

Insyaallah setiap energi yang dihasilkan dan dikeluarkan untuk perbuatan baik yang menghasilkan pahala, selama mereka mengerjakannya, akan menjadi pahala jariyah juga bagi yang memberi makan orang tersebut.

Semoga Allah SWT melimpahkan pahala keberkahan bagi kita semua dan semoga kita dipermudah dalam beramal kebaikan. Aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More
articles