ZAINI DAN APDIL RAIH SANTRI OF THE MONTH PESMADAI

Date

Pesmadai sebagai pesantren unggul Tahfiz Qur’an, terus meningkatkan upaya untuk melahirkan Hafizh Qur’an yang berkualitas dan berintegritas. Pada 8 Desember 2020 lalu, Pesmadai menggelar semacam award atau penghargaan Santri of the Month, untuk bulan November. Ada 2 kategori yang dipakai, yaitu santri dengan jumlah setoran hafalan terbanyak dalam sebulan dan santri dengan hafalan ter-mutqin (kualitas hafalannya bagus).

Ustadz Taqiyuddin, musyrif asrama Pesmadai, mengatakan bahwa pemberian hadiah atau award itu sebagai bentuk apresiasi dari Pesmadai kepada santri-santri yang bersemangat dalam mengikuti program tahfiz dan murajaah. Tujuannya agar santri lebih bersemangat dan konsisten dalam mengikuti program hafalan qur’an. Semoga dengan apresiasi ini menjadi pelecut atau motivasi bagi para santri untuk lebih kompetitif dalam menghafal Al-Qur’an dan murajaahnya.

Zaini Lubis dan Apdil Abdillah berhasil menjadi peraih Santri of the Month dalam dua kategori tersebut. Apdil Abdilah, peraih kategori setoran hafalan terbanyak, menyatakan syukur Alhamdulillah, “saya sangat senang atas pencapaian saya di bulan November sehingga mendapatkan Santri of the Month dengan setoran terbanyak. Tentu itu juga berkat para musyrif dan segenap mudabbir yang selalu tanpa henti memberikan semangat dan dorongan pada saya. Terkhusus kepada Ustadz Taqi yang saya ta’dzimi atas keberkahan ilmunya yang membuat saya semakin bersemangat untuk terus menghafal Al-Qur’an. Walaupun di tengah kesibukan sebagai mahasiswa dan mengajar saya selalu berusaha untuk semangat menghafal dan meraih impian saya menjadi penghafal qur’an”, tuturnya.

Sedangkan Zaini Lubis, peraih kategori dengan hafalan ter-mutqin mengungkapkan, “sebenarnya saya sedikit merasa keberatan dengan gelar santri ter-mutqin ini. Itu karena saya hanya kuat pada beberapa bagian (Juz) saja ketika diujikan. Jika melihat pada keseluruhan hafalan dan level kekuatan hafalannya, mungkin saya sangat tidak layak mendapat gelar itu dan harus terus meningkatkan murajaah lagi. Tetapi, saya berharap itu menjadi do’a agar hafalan yang lainnya menjadi lebih kuat dan saya layak disebut sebagai Penghafal Al-Qur’an”, ungkapnya.

More
articles