Kemenpora Republik Indonesia Apresiasi Prestasi Mahasantri Pesmadai

Date

JAKARTA – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta berkolaborasi dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam menyelenggarakan Talkshow Religio Preneur dengan tema “Anugerah Religiopreneur Muda Menuju Kemandirian Umat dan Kesejahteraan Bangsa” di Auditorium Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa (25/9/18).

Kemenpora juga menyediakan penghargaan khusus bagi para pemuda berprestasi tingkat nasional hingga internasional.

Rizki Ulfahadi salah seorang Mahasiswa tingkat tiga UIN Jakarta berhasil menjadi salah satu dari 10 pemuda yang dinobatkan sebagai Pemuda Hebat Berprestasi 2018.

Di sela-sela kesibukannya kuliah dan menjadi mahasantri Pesantren Mahasiswa Dai (Pesmadai), pemuda yang biasa disapa Hadi ini selalu cermat menyisihkan waktunya untuk mengikuti berbagai kompetisi di luar kampus.

Tidak sia-sia perjuangannya, ia berhasil meraih medali emas dalam kompetisi karya ilmiah tingkat nasional di Purwokerto akhir April lalu. Prestasi itu yang membuatnya layak menerima penghargaan dari Kemenpora sebagai pemuda hebat berprestasi 2018.

“Pertama kaget, karena gak ada kabar sama sekali sebelumnya, yang ngurus semuanya pihak kemahasiswaan UIN, pada H-1 hari penganugerahan saya diinfokan untuk hadir di auditorium Harun Nasution untuk mendapatkan penghargaan dari Kemenpora. Sedikit bingung dan tidak percaya, ternyata memang menjadi realita, Alhamdulillah,” ujar Hadi saat diwawancara oleh tim Pesmadai.

Hadi mengatakan bahwa bentuk apresiasi seperti ini harus lebih digencarkan lagi demi memotivasi anak-anak bangsa dalam berkarya. Pemuda asal Bengkulu ini juga sempat mengkritik pihak kampus dalam hal ini.

“Menarik bagi saya ternyata prestasi saya beberapa bulan lalu diapresiasi oleh Kementrian RI, sedangkan sampai saat ini dari pihak kampus sendiri belum ada apresisasi sama sekali. Tidak mengharapkan, tapi sedikit unik ketika Kementerian yang jauh lebih cepat daripada kampus yang dekat,” ujar .

Sebagai mahasiswa tingkat tiga, sejumlah prestasi yang Hadi dapatkan sangat menginspirasi banyak pemuda lainnya. Karena itu, Hadi juga menyemangati para pemuda Indonesia untuk terus bekerja keras dalam meraih prestasi.

“Berharap hasil tanpa kerja keras adalah mimpi tanpa tidur, meraih prestasi memang sulit, karena hanya dengan kesulitan kita bisa membuktikan siapa diri kita,” ujar Hadi di akhir wawancara dengan tim Pesmadai.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More
articles