Ucapan Terima Kasih dari Pesmadai Putri, Ketika Lelah Menjadi Indah

Date


(SABTU, 15 SEPTEMBER 2018) – Pesantren Mahasiswa Dai (Pesmadai) Putri baru saja menggelar acara kuliah umum perdana (Studium General) di Asrama Pesmadai Putri Lurah Disah, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa penghuni asrama Pesmadai Putri Ciputat ini berlangsung lancar dengan rangkaian kegiatan yang berjalan penuh khidmat.

Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik berkat dukungan banyak pihak. Mereka tidak saja memberikan dukungan materiil, tetapi juga tak henti memberikan support moril demi keberlangsungan kegiatan ini.

Para donatur tersebut diantaranya ada Ibu Lisdia Pramuhasti, Ibu Sulis, Ibu Aida, Ibu Dewis beserta teman-temannya alumni SMAN 98 Jakarta, Bapak Lutvi Saputra, Ibu Lilis, Ibu Ayu Arifianti, Ibu Tya, Bapak/Ibu perumahan Bella Cassa, Bapak Syaefullah Hamid, Ibu Ayu Arifianti, Bunda Deri, Bapak-bapak dari Perumahan Puri Insani II GDC, dan segenap kaum muslimin yang tak dapat disebutkan satu persatu.

Ustadzah Nurul Fadhilah Annisa selaku ketua panitia acara sekaligus mewakili mahasiswa Pesmadai Putri menyampaikan terimakasih sedalam-dalamnya kepada segenap pendukung sehingga program dan kegiatan Pesmadai Putri dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Dalam sambutannya, Annisa dengan penuh haru dan mata berkaca-kaca, melontarkan rasa syukur dan kebahagiaannya dengan hadirnya Pesmadai yang menjadi tempat berhimpun mereka dalam menuntut ilmu.

Di asrama Pesmadai Putri yang berlokasi di bilangan Lurah Disah, ini mereka saling mengenal, akrab dan mengeratkan persaudaraan layaknya satu himpunan keluarga. Mereka saling mendukung dan menopang dalam meneguhkan kependidikan baik di kampus maupun pada program reguler Pesmadai.

“Ketika kami lelah jalan kaki pulang dari kampus kuliah. Rasa lelah itu langsung hilang seketika ketika sampai di asrama. Rasa lelah itu berganti menjadi indah nan syahdu karena mendengar lantunan Al Qur’an yang dibacakan teman-teman di setiap ruangan,” kata Annisa.

Wanita bercadar ini juga mendoakan semoga dukungan terhadap keberlangsungan Pesmadai berbuah kemuliaan, keberkahan dan keridhaan dari  Allah SWT untuk mereka para penderma.

Pihaknya pula menyampaikan terima kasih pula kepada segenap narasumber acara studium general  tersebut yakni Bapak Ust Abdul Aziz QM (keynote speaker/ pendidik),  Bapak Ust Aqib Junaid (muballigh hafidz), Ibu Sarah Zakiyah (ibu penulis dan aktifis), Bapak Ust Abdul Muhaimin (dosen) dan Imam Nawawi (penulis buku).

Sementara itu, Direktur Pesmadai Ust Ahmad Muzakky mengatakan Pesantren Mahasiswa Dai (Pesmadai) mengatakan adalah lembaga pemberdayaan masyarakat untuk pengembangan kapasitas sumber daya manusia muslim khususnya untuk kalangan pelajar atau mahasiswa.

“Sebenarnya kehadiran Pesmadai Putri ini karena terdorong oleh komitmen para mahasiswi ini, bahkan mereka berpatungan demi mengontrak asrama tempat tinggal. Di sini mereka menghabiskan waktu belajar dan menghafalkan Al Qur’an. Lingkungannya pun diupayakan terjaga,” kata Ust Muzakky.

Selain itu, para mahasiswi ini juga didorong melakukan pengabdian kemasyarakatan sebagai wujud realisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mesti dilakukan oleh civitas kampus. Diantaranya mereka membuka Taman Baca Al Qur’an dan terlibat dalam kegiatan kewanitaan di lingkungan asrama.

Lebih jauh menurut Muzakky, program Pesmadai -putra maupun putri- menyelenggarakan kegiatan pendidikan diniyah berasrama dengan empat program unggulan: Al Qur’an, Hadits, Bahasa Arab dan Entrepreneuer dan target output diharapkan menguasai beragam keterampilan praktis sebagai bekal menghadapi bursa kerja.

Menurut Muzakky, lahirnya Pesmadai berangkat dari dorongan kuat untuk menegakkan salah satu di antara amanah konsitutsi negara yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 45.

“Karena itu, mesikpun dengan segala keterbatasan yang ada, kami di Pesmadai berkomitmen untuk terus berbuat dalam rangka turut mendukung upaya pengembangan kapasitas diri mahasiswa untuk selanjutnya mengabdi untuk agama dan bangsanya,” kata Muzakky.

Muzakky mengatakan Pesmadai membuka kesempatan selebar-lebarnya kepada khalayak untuk beramal jariyah dengan mendukung program keummatan Pesmadai guna menopang dan memberdayakan potensi generasi muda khususnta mahasiswa. (ybh/hio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More
articles